Waktu-Waktu Utama Untuk Umroh ala Mazhab Syafi’i

Ibadah umrah merupakan salah satu ibadah yang tidak dibatasi oleh waktu, kapanpun seseorang ingin menunaikannya, maka ia bebas memilih waktu sekehendaknya bila ia memang memiliki kemampuan untuk melaksanakan safar ke Kota Mekah. waktu tertentu dalam satu tahun yang memiliki keistimewan apabila melaksanakan umrah dibandingkan dengan waktu-waktu yang lainnya yaitu:

1. Umrah Di Bulan Ramadhan

Ramadhan merupakan bulan yang paling utama dan teragung, sehingga semua amal ibadah sangat dianjurkan dilaksanakan didalamnya, dan ini semakin dianjurkan bila ibadah tersebut dilaksanakan di tempat paling utama yaitu Mekah dan Masjidil Haram. Selain itu, dalil khusus fadhilah pelaksanaan umrah di bulan Ramadhan juga sangat istimewa, sebagaimana dalam hadits Ibnu Abbas:

Sebagian ulama menyatakan bahwa umrah yang paling utama adalah pada bulan Dzul-Qa’dah karena Nabi shallallahu’alaihi wasallam melaksanakan semua ibadah umrahnya pada bulan ini. Dan Allah tidaklah memilihkan waktu untuk umrah Nabi-Nya kecuali waktu yang paling utama, ditambah lagi dengan status Dzul-Qa’dah sebagai salah satu dari bulan-bulan haji.


عمرة في رمضان تعدل حج

Artinya: “Umrah pada bulan Ramadhan seperti ibadah haji” (HR Bukhari: 1782 dan Muslim:1256).

Dalam lafaz Bukhari: “Bila telah tiba Ramadhan, maka umrahlah, karena umrah dalam bulan Ramadhan sama dengan haji”.
Imam Nawawi rahimahullah berkata: “Artinya umrah (ramadhan) ini setara dengan pahala ibadah haji saja, dan bukan bermaksud menyamainya dari segala segi, sebab apabila ia termasuk orang yang wajib haji, lalu berumrah dibulan Ramadhan, maka umrah tersebut tidak akan bisa mengganti (atau menjatuhkan kewajiban) hajinya”

Hadits ini dijadikan oleh para ulama Mazhab Syafi’iyah sebagai dalil bahwa umrah yang paling utama sepanjang tahun adalah umrah dalam bulan Ramadhan.

2. Umrah Di Bulan Dzul-Qa’dah

Walaupun keutamaan umrah di Dzul-Qa’dah ini shahih, namun umrah dalam bulan Ramadhan tetaplah yang paling utama. Para imam Mazhab Syafi’iyah rahimahumullah berkata: “Sangat dianjurkan untuk melaksanakan umrah pada bulan-bulan haji (Syawal, Dzul-Qa’dah, dan DzulHijjah), dan juga dibulan Ramadhan…Al-Mutawalli dan selainnya berkata: “Umrah dalam bulan Ramadhan lebih utama dari bulan-bulan lainnya dalam setahun karena adanya hadis diatas (hadis keutamaan umrah Ramadhan).

Dzul-Qa’dah merupakan salah satu bulan-bulan haji yang juga dianjurkan untuk pelaksanaan umrah didalamnya, namun karena memiliki keistimewaan tersendiri dari selainnya, maka saya khususkan dipembahasan ini, adapun umrah dibulan-bulan haji secara umum, maka pembahasannya pada poin berikut.

3. Umrah Di Bulan-Bulan Haji

Bulan-bulan haji adalah Syawal, Dzul-Qa’dah dan Dzulhijjah. Dinamakan bulan haji karena dekatnya bulan ini dengan waktu pelaksanaan ibadah haji. Umrah yang merupakan haji kecil, tentunya akan lebih utama dilaksanakan pada bulan-bulan haji, seperti halnya ibadah haji. Hal ini telah dinyatakan oleh para ulama termasuk para Imam Mazhab Syafi’iyah yang telah dinukil diatas. Wallaahu a’lam. Bila seorang muslim tidak bisa melaksanakan umrah diwaktu-waktu paling mulia dan utama ini, maka ia tetap disunatkan untuk melaksanakannya dibulan-bulan lain, walaupun tentunya keutamaannya tidak seperti yang ada dalam bulan-bulan ini.


Umrah Terbaik Yogyakarta Bersama Jannah Firdaus 5 pasti umrahnya :

Pasti Travelnya Berijin

Pasti Jadwalnya

Pasti Terbangnya

Pasti Hotelnya

Pasti Visanya

jannahfirdaus.co.id






Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.